Macam-Macam Cara Perbaikan Pada Beton

Beton adalah sebuah bahan bangunan komposit yang terbuat dari kombinasi aggregat dan pnegikat semen. Bentuk paling umum sendiri dari beton adalah beton semen Portland yang terdiri dari semen, air, dan mineral (kerikil dan pasir). Tingkat kekerasan pada beton dapat diuji mengunakan alat uji kekerasan beton atau yang sering di sebut hardness tester.

sumber: solusikonstruksi.com

Beton jenis ini mudah di dapatkan karena paling banyak digunakan pada konstruksi, beton ini tahan terhadap suhu yang tinggi sehingga aman digunakan bila terjadi kebakaran serta tahan terhadap tekanan dan mudah untuk dibentuk.

Berikut ini adalah ciri-ciri beton yang baik :

  1. Kedap terhadap air

Beton yang baik mempunyai ciri kedap air, sebab jika ada air yang rembes ke dalanm beton dapat mengakibatkan korositas pada tulangan besi. Tentu jika seperti ini akan menyebabkan beton menjadi lembab dan mengurangi kekuatannya.

  1. Padat

Beton yang baik juga memiliki sifat padat dan tidak menggumpal, sebab beton yang digunakan haruslah keras dan tidak mengandung logam. Selain itu beton yang baik hanya memiliki maksimal kasar 2% untuk kandungan pada debu, lumpur dan tanah liat dan tidak mengandung minyak, garam serta bahan kimia yang lainnya.

Perbaikan pada beton

Beton yang sudah cacat dapat diperbaiki melalui beberapa cara, akan tetapi proses pada perbaikan ini membutuhkan kesabaran dan ketelitian yang lebih dalam pengoperasiannya. Berikut adalah macam-macam cara perbaikan pada beton :

  • Metode Injection

Metode perbaikan ini dapat dilakukan apabila keretakan terjadi pada struktur beton, injection menggunakan material epoxy dengan viskositas yang rendah. Dengan demikian bagian pada beton mampu melekat dengan kuat kembali, cara ini dapat dilakukan secara manual ataupun menggunakan mesin.

  • Metode Patching Spaling

Metode jenis ini sering juga disebut metode penambalan, karena hanya digunakan untuk keretakan yang kurang dari 0,3 mm. cara ini dapat dilakukan dengan membersihkan terlebih dahulu debu-debu pada beton, kemudian tambal menggunakan bahan group, setelah itu barulah dapat melakukan proses curing.

  • Metode Grouting

Cara perbaikan pada metode ini yaitu pengecoran dengan menggunakan bahan non shrink mortar. Dalam metode ini kita harus tau bahwa tidak ada kebocoran yang disebabkan air yang mengundang keroposan. Kita dapat menggunakan cara manual atau menggunakan pompa untuk memperbaiki beton dengan metode ini.

NDT-Indonesia adalah perusahaan penyedia produk dan jasa NDT di Indonesia. Salah satunya adalah menjual alat-alat hardness tester yang dapat mengukur alat uji kekerasan beton dan bangunan. Jika ada hal yang ingin ditanyakan bisa langsung menghubungi kami melalui email dan nomor telepon atau chatting interaktif pada website.




Produk Terkait dengan artikel Macam-Macam Cara Perbaikan Pada Beton

Combined Hardness Tester NOVOTEST T-UD3
Combined Hardness Tester NOVOTEST T-UD3
UCI Hardness Tester NOVOTEST T-U3
UCI Hardness Tester NOVOTEST T-U3
UCI Hardness Tester NOVOTEST T-U2
UCI Hardness Tester NOVOTEST T-U2
Combined Hardness Tester NOVOTEST T-UD2
Combined Hardness Tester NOVOTEST T-UD2